Selasa, 17 April 2012

Dingin

Angin dingin meliuk diantara pepohonan
Gemerisik Daun basa di terpa angin dingin
air terjatuh kecil dari dedaunan
Rasa takut , membuat jiwaku dingin
Mulutku membeku ,tak dapat berucap apa apa


Dingin Menyelimuti , aku tak tahu apa yang terjadi
Mungkin ini tempat yang belum terjambah orang lain
hanya aku yang bisa kesini
yah ,ini jiwaku sendiri
Jiwa yang dingin ,
bukan karena seorang kekasih
sebuah masalah atau apalah
dingin karena , rasa hidup yang kosong ,
Jiwa ini perlu perubahan , di tempatkan kedalam tempat yang cerah, penuh keceriaan dengan hati dan jiwa yang bebas , menikmati hidup yang benar benar hidup dan selama jiwa ini hidup
Bergerak menuju sisi lain , yang belum pernah di singgahi orang lain ,
hanya jiwa ini yang bisa , hanya raga ini yang mampu mengalahkan semua sisi gelap yang ada .
Bukanya ku tak mensyukuri semua yang ada , aku Hanya berusaha merubah semuanya menjadi lebih baik .
Berisi, bermakna , berarti, dan Berhasil .
AMIN 

                 

2 komentar:

  1. bagus. keep writing yah. tapi terlalu banyak mengulang kata dingin.

    coba cari alternatifnya:

    kunjungi lapak sastraku juga yah.. terimakasih. jangan lupa komen dan salam kenal

    http://orasajak.blogspot.com/

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah , thankss, iya masih belajar nih :D ,mohon bimbinganya :)

      Hapus